Secret Movie Saturday: The Grindhouse Horror

View this post on Instagram

Secret Movie Saturday bersama Jakarta Cinema Club kembali bulan ini dengan tema The Grindhouse Horror! . Istilah "Grindhouse" berasal dari teater film di Amerika Serikat yang kebanyakan menampilkan film 'Exploitations'. Menurut sejarawan David Church, jenis teater ini dinamai sesuai dengan "kebijakan menggiling", sebuah strategi penayangan film yang berasal dari awal 1920-an yang terus-menerus menunjukkan film dengan harga tiket yang biasanya naik setiap harinya. Praktik screenin ini sangat berbeda dari praktik yang lebih umum di era itu yaitu pertunjukan dengan frekuensi rendah tiap harinya. . Ketika animo terhadap bioskop drive-in (teater luar-ruang di mana para pengunjung mengemudi dan menonton film dari mobil mereka) mulai menurun pada 1960-an dan 1970-an, pemilik teater mulai mencari cara untuk mendatangkan pelanggan. Salah satu solusinya adalah memesan film-film 'Exploitations'. Bahkan, beberapa produser di tahun 1970-an akan membuat film langsung untuk pasar drive-in. Banyak dari mereka adalah film aksi kekerasan yang beberapa orang sebut sebagai film 'drive-in'. . Film eksploitasi dapat mengadopsi materi pokok dan gaya genre tertentu, terutama film horor dan film dokumenter. Subgenre film ini dikategorikan berdasarkan karakteristik yang mereka gunakan. Secara tematis, film 'Exploitations' juga dapat dipengaruhi oleh apa yang disebut media eksploitatif, seperti literatur 'pulp fiction'. Mari kita rayakan Oktober 2019 dengan salah satu porsi dari tema unik ini: horor. . Secret Movie Saturday & Discussion: THE GRINDHOUSE HORROR Diskusi bersama Deni Agusman & BP Dhana (JACk) Sabtu, 19 Oktober 2019 Pukul 16:00 Info: bit.ly/jackgrindhouse . #smsjack #jackgrindhouse

A post shared by Jakarta Cinema Club (@jakartacinemaclub) on

Apakah kamu pernah mendengar ‘Grindhouse’ sebelumnya?

Istilah “Grindhouse” berasal dari teater film di Amerika Serikat yang kebanyakan menampilkan film ‘Exploitations’. Menurut sejarawan David Church, jenis teater ini dinamai sesuai dengan “kebijakan menggiling”, sebuah strategi pemrograman film yang berasal dari awal 1920-an yang terus-menerus menunjukkan film dengan harga tiket yang biasanya naik setiap harinya. Praktik pameran ini sangat berbeda dari praktik yang lebih umum di era itu yaitu pertunjukan yang lebih sedikit per hari dan penetapan harga untuk bagian tempat duduk yang berbeda di teater kota besar.

Ketika animo terhadap bioskop drive-in (teater luar-ruang di mana para pengunjung mengemudi dan menonton film dari mobil mereka) mulai menurun pada 1960-an dan 1970-an, pemilik teater mulai mencari cara untuk mendatangkan pelanggan. Salah satu solusinya adalah memesan film-film ‘Exploitations’. Bahkan, beberapa produser di tahun 1970-an akan membuat film langsung untuk pasar drive-in. Banyak dari mereka adalah film aksi kekerasan yang beberapa orang sebut sebagai film ‘drive-in’.

Film eksploitasi dapat mengadopsi materi pokok dan gaya genre tertentu, terutama film horor dan film dokumenter. Subgenre film ini dikategorikan berdasarkan karakteristik yang mereka gunakan. Secara tematis, film ‘Exploitations’ juga dapat dipengaruhi oleh apa yang disebut media eksploitatif, seperti literatur ‘pulp fiction’.

Program Secret Movie Saturday & Discussion adalah acara tradisional Jakarta Cinema Club sejak 2016 yang berisi nonton film bareng dilanjutkan dengan diskusi santai. Tema tiap bulannya selalu berbeda dan bertujuan untuk membiasakan audiens melihat suatu objek dari sudut pandang yang berbeda. Judul filmnya selalu rahasia dan kamu tidak akan tahu sampai saat lampu ruangan mulai gelap! Sampai jumpa.

Secret Movie Saturday & Discussion by Jakarta Cinema Club:
THE GRINDHOUSE HORROR
Diskusi bersama Deni Agusman & BP Dhana (JACk)
Sabtu, 19 Oktober 2019
Pukul 16:00
Paviliun 28, Jakarta Selatan

Rekomendasi film dari kami:
https://letterboxd.com/jakartacineclub/list/the-grindhouse-horror/

Donation: IDR 40k

NB: First come, first served basis

Jakarta Cinema Club on Social Media:
Instagram @jakartacinemaclub
Facebook Jakarta Cinema Club